Jumat, 31 Desember 2010

Dua Tahun Bersama


MENJELANG pergantian tahun 2010 menuju 2011 ini, tepat dua tahun perjalanan cinta kita. Tak terasa, ternyata telah dua tahun kita bersama.
Waktu 24 bulan itu bukanlah jadwal yang singkat. Begitu banyak kisah yang kita buat. Ada senang, bahagia, sedih dan duka. Datang silih berganti, tergantung suasana hati yang kita rasakan.
Dalam perjalanan waktu, ada setitik kebahagiaan yang kurasakan (ku harap, kau juga merasakan yang sama). Kebahagiaan itu tertoreh saat dirimu menerima pinanganku ketika aku bersama keluarga besar berkunjung ke kediaman orang tuamu di Palembang tanggal 6 November 2010 lalu. Waktu itu, tepat satu hari menjelang pesta pernikahan kakak perempuanmu.
Pada saat prosesi lamaran, aku telah yakin akan diterima dengan mudah. Namun, suasana hati begitu gelisah menjelang proses itu selesai, salah satunya disebabkan daku tak diperkenankan ikut dalam acara tersebut.
Namun kini, semuanya telah terjawab. Kita telah bersepakat untuk saling mengisi kehidupan secara bersama-sama. Berbagi dalam segala rasa, hingga hidup bisa lebih bermakna. (*)